Profil Graha Cipta

Graha Cipta mulai dipercaya sebagai perencana sekaligus pelaksana pembangunan Rumah Tinggal pada tahun 1998. Sampai saat ini Graha Cipta telah memiliki beberapa karya desain, renovasi dan bangun baru rumah di berbagai kota dan daerah di Indonesia.

Graha Cipta merupakan kumpulan dari beberapa Arsitek yang memiliki kemampuan desain sekaligus pelaksanaan pembangunan dari penerapan desain tersebut, baik untuk renovasi maupun bangun baru.

Graha Cipta dibantu Team Work yang mempunyai kemampuan dan keahlian dibidangnya masing-masing. Team Work Graha Cipta terdiri dari Arsitek Desain, Arsitek Pelaksana, Interior, Eksterior, Elektrikal dan juga Tukang Spesialis beserta Tenaga Bangunan sebagai ujung tombak pelaksana pembangunan.

Profil Arsitek dan Teamwork

Agus Rudi H

Agus Rudi H berpendapat bahwa seorang arsitek harus terus belajar dan menerapkan desainnya di lapangan. Arsitek-pun harus selalu menambah pengetahuan seputar teknologi matrial, sehingga dapat berkreasi lebih baik dalam menciptakan ide-idenya.

Sejak lulus Teknik Arsitektur Universitas Diponegoro Semarang tahun 1998, ia langsung berkecimpung di bidang Arsitektur dan pelaksanaan pembangunan. Diawali dengan desain beberapa rumah dan bangunan publik, kemudian membuat wadah Graha Cipta yang bergerak dibidang Desain, Bangun Baru dan Renovasi Rumah Tinggal.

Hasil desain, menurutnya merupakan perwujudan dari rasa saling menghargai antara Pemilik dengan Arsitek. Biaya yang dikeluarkan oleh pemilik harus seimbang dengan kepuasan yang mereka dapatkan.


Lilik Kustiyantono

Memberi pengalaman ruang yang berbeda dan memberi “Nyawa” Arsitektur pada setiap proyek Rumah Tinggal menjadi ciri gagasan desain karya Lilik Kustiyantono. Ia juga ingin setiap karyanya dapat dinikmati dalam waktu lama.

Arsitek ini mulai bergabung di Graha Cipta sejak tahun 1999.Cukup banyak karya Arsitektur yang dihasilkannya, terutama dalam hal renovasi rumah. Disisi lain, Arsitek kelahiran Magelang ini juga mengutamakan hasil yang memuaskan. Segala sesuatu harus dikerjakan secara serius, sehingga akan tercapai kepuasan pelanggan maupun Arsitek.


Aditya Wardhana

Mulai bergabung dengan team Graha Cipta setelah merampungkan gelar Magister Manajemen pada Maret 2011. Aditya yang juga Alumnus Arsitektur Univeritas Diponegoro Semarang berpendapat bahwa dalam rancangan suatu desain arsitektur, harus mengacu kepada fungsi dan estetika.

Selain itu dalam setiap desainnya dia selalu memperhatikan eko-arsitektur desain yaitu konsep bangunan yang berwawasan lingkungan dalam kehidupan manusia. Di Graha Ciptadia berfokus pada penguasaan bidang desain arsitektur dan interior.


Erwin Y

Dengan basic pendidikan Arsitektur dan didukung dengan skill pada bidang Teknologi Informasi, pria kelahiran Semarang ini berupaya menggabungkan keduanya untuk dapat mengembangkan karya Arsitektural dan dipaparkan pada dunia maya. Berangkat dari dasar tersebut, Erwin memfokuskan diri pada bidang pemasaran pada dunia maya.

Tidak hanya berkutat pada bidang arsitektur saja, namun Erwin juga membantu customer yang ingin mengembangkan usahanya melalui media promisi Advertising. Media promosi yang dikerjakan diantaranya Baliho, Sign Board, Neon Sign, serta media promo lainnya.


Teguh Amiyanto

Teguh Amiyanto bergabung dalam team Graha Cipta dan memulai karirnya sebagai Pengawas Lapangan. Walaupun masih muda, Pria kelahiran Desember 1989 senantiasa membangun komunikasi yang baik dengan tenaga-tenaga lapangan untuk dapat saling bahu-membahu menyelesaikan setiap tugas yang diemban dengan hasil optimal.

Menurutnya, membina hubungan yang baik antara pengawas lapangan dan tenaga lapangan sangat penting demi keberhasilan sebuah proyek pembangunan.

 


Eko suwarno

Eko Suwarno mengawali karir di bidang interior pada tahun 1990. Sudah banyak karya interior yang dihasilkan baik interior untuk rumah tinggal, resto, cafe, ruko dan juga mengisi mebel/ interior pelengkap di beberapa tempat. Delapan tahun kemudian bergabung dengan Graha Cipta, banyak hal yang didapatkan setelah berinteraksi dengan beberapa arsitek.

Inovasi model perkembangan interior harus bisa selaras dengan gaya arsitektur, menurut pria yang dipercaya menangani interior ini, sehingga ada kesatuan bentuk bangunan dan interior didalamnya. Selain desain interior yang sesuai, pemilihan matrial yang tepat dan kerapian pekerjaan menjadi pokok dasar tercapainya produk interior yang bagus.


Umar Said

Umar Said ikut bergabung dengan Graha Cipta sejak tahun 2000. Sesudah bekerja di beberapa perusahaan konstruksi dengan berbagai pengalamannya, Pria kelahiran Kediri 18 Oktober 1965 dipercaya di bagian Logistik.

Membangun atau merenovasi rumah dengan biaya hemat tetapi dengan hasil maximal dan sesuai harapan menjadi tugasnya, terutama dalam pemilihan matrial yang sesuai. Matrial dan tenaga yang tepat akan menjadikan biaya pembangunan menjadi hemat dan kuat.

 


Parmin

Dengan pengalaman yang ada, Pria kelahiran Solo, 12 Oktober 1952 ini banyak menghabiskan usianya dibidang pengawasan tenaga kerja kontruksi rumah.

Dalam pembangunan rumah, menurut Parmin yang sudah dipercaya sebagai koordinator tukang dan tenaga di Graha Cipta ini, yang menentukan kualitas hasil akhir pekerjaan pembangunan rumah adalah tenaga kerja atau tukang. Keahlian dan kualitas pekerja harus menjadi perhatian utama karena keduanya tidak dapat dipisahkan. Setiap jenis pekerjaan mempunyai kebutuhan pekerja yang berbeda, tergantung besar-kecilnya volume jenis pekerjaan.

Jumlah pekerja setiap harinya sangat ditentukan oleh banyaknya jenis pekerjaan dan besarnya volume pekerjaan yang dilaksanakan pada saat itu. Ada beberapa jenis pekerjaan yang dapat dilakukan secara bersamaan, ada juga pekerjaan yang harus dilaksanakan secara berurutan dan bergantian.

 

 

Graha Cipta

Jl. Jatingaleh I No. 242 B
Semarang,
50254
Telp : 081 740 9999

Member Login